7 Tips Agar Persahabatan Menjadi Berkah

Spread the love

💟 11 Rabiul Akhir 1437 H

💟 21 Januari 2016

بِسمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
♻ 7 Tips Agar Persahabatan Menjadi Berkah ♻
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Ada beberapa hak sahabat yang harus kita penuhi agar menjadi sahabat yang baik satu untuk yang lainnya.

1⃣ Memenuhi kebutuhannya.

Ini terbagi menjadi tiga tingkatan:
a. Memenuhi kebutuhannya setelah sahabatnya meminta dengan terus terang, padahal ia mampu. Tetapi ia memenuhinya dengan wajah berseri. Ini adalah tingkatkan paling rendah.

b. Memenuhi kebutuhannya tanpa diminta. Ini tingkatan pertengahan.

c. Mendahulukan kebutuhan sahabatnya daripada dirinya (itsar). Ini adalah tingkatan paling tinggi.

2⃣ Berbicara pada saat yang tepat dan menjaga aibnya, serta membelanya disaat diperlukan pembelaan untuknya. Tidak menanyakan hal yang tidak ingin kita mengetahuinya.

3⃣ Tidak mengatakan hal yang tidak disukai sahabatnya, kecuali berkaitan dengan amar ma’ruf dan nahi munkar. Tidak mengedepankan suudzon terhadap sahabat.

إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلَا تَحَسَّسُوا وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا . رواه البخاري

“Jauhilah sifat berprasangka karena sifat berprasangka itu adalah sedusta-dusta pembicaraan. Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan, memata-matai, janganlah kamu saling mendengki, janganlah kamu belakang-membelakangi dan janganlah kamu saling benci. Dan hendaklah kamu semua wahai hamba-hamba Allah bersaudara.” (HR. Bukhori)

4⃣ Menyatakan rasa cintanya untuk sahabatnya.

Ini bisa dikatakan sebagai ciri khusus persahabatan, mencari tahu keberadaannya, keadaannya, menanyakan kendala dalam hidupnya (tidak terlalu memaksa atau terkesan turut campur juga), turut prihatin atas kondisinya dan menunjukkan rasa bahagia atas kebahagiaannya.

إذا أحَبَّ أحَدُكُم صاحِبَهُ أو أخاهُ فَليُعلِمهُ

“Jika salah seorang diantara kalian mencintai saudaranya, hendaklah ia menyatakan padanya.” (HR. Tirmidzi, Abu Daud dan Bukhari).

5⃣ Mendo’akan sahabatnya ketika hidup serta ketika sudah meninggal, sebagaimana engkau berdo’a untuk dirimu sendiri.
Sesungguhnya do’a seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa’a yang mustajab (terkabulkan).

Di sisi orang yang akan mendo’akan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan do’anya. Tatkala dia mendo’akan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata “Aamiin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi.”

Shofwan pun mengatakan, “Aku pun bertemu Abu Darda’ di pasar, lalu Abu Darda’ mengatakan sebagaimana istrinya tadi. Abu Darda’ mengatakan bahwa dia menukilnya dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.” (HR Muslim).

6⃣ Setia dan tulus.

Rasulullah memuliakan seorang wanita tua seraya bersabda: “Dia biasa membantu kami selagi Khadijah masih hidup. Sesungguhnya kesetiaan itu termasuk iman.”

7⃣ Tidak membebani.

Seorang sahabat harusnya mendatangkan kegembiraan kepada sahabatnya. Tidak mengandalkan kedudukan dan harta sahabatnya. Mencintainya hanya karena Allah semata, menolong agamanya, bertaqorub kepada Allah dengan memenuhi hak-haknya.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻🔻
🅾AHQ & IHQ🅾
🍃Dept. Kaderisasi🍃
➖➖ O . D . O . J ➖➖
➖➖➖➖➖➖➖➖➖

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *