Canda Bermakna: SELAMAT DATANG, ”KH. DAVID BECKAM !!!”

Spread the love

Sebuah Perusahaan besar lewat salahseorang Camat akan mendatangkan pemain sepakbola legendaris #DAVID_BECKHAM, untuk pertandingan promosi & amal di sebuah desa. Lalu Camat memerintahkan Lurah setempat untuk membuat spanduk penyambutan sang idola. Dan Pak lurah tersebut menyuruh lagi salahseorang ustadz di desa itu untuk membuat spanduk tersebut, karena dana hasil dari proyek amal tersebut akan dihibahkan untuk pembangunan pesantrennya.

Boss Perusahaan :
“Jangan lupa ya…!! Besok pagi spanduk harus sudah terpasang ! Supaya nanti banyak yang nonton…!”

Pesan Boss kepada Camat dan Lurahnya.

Camat dan Lurah :
“Ok, Boss… bisa diatur…!”

Keesokan paginya, sang ustadz yang disuruh Pak Lurah itu memasang spanduk dengan tulisan:

SELAMAT DATANG
DAVID BECKAM

Begitu pak Camat melihat spsnduk, langsung memanggil Pak Lurah,

Camat :
“Waduuuuh.. ngaco !! Namanya kurang huruf “H” tuuh…!! (sambil berkacak pinggang) … ganti..!! Jangan malu-maluin.. Camat.!!!”

Lurah :
“Siap, Pak !..laksanakan.!”

Ustadz yang disuruh membuat spanduk tadi segera pergi untuk membetulkan nama tersebut,,, sambil komat kamit mengingat-ngingat nama, ,,,,,,,,,,,,,
“kurang huruf H, kurang huruf H”, kurang huruf H !,,, gumamnya dalam hati supaya tidak lupa.

Sorenya Camat melihat lagi tulisan itu. Kali ini tulisannya:

SELAMAT DATANG
H. DAVID BECKAM

Camat segera panggil Lurah lagi. Kali ini muka Camat merah padam.

Camat :
“Hey… loe gimana sih…???! Tulis nama orang aja sampai salah…! Huruf ”H”-nya tuh bukan di situ, tapi di belakang huruf “K.” Betulin… !! Awas jangan sampai salah lagi… gue batalin itu acara…!”.

Lurah. :
“Ba… ba… ik, , Pak…!”, ucap Lurah ketakutan, lagi-lagi dia nyuruh merubah ejaan nama sama ustadz tadi.

Besoknya dalam spanduk tertulis:

SELAMAT DATANG
KH. DAVID BECKAM !!

_________________________

Intinya :
Hati-hatilah dalam penulisan kata atau ejaan nama orang. Seperti contoh diatas, seharusnya ditulis #DAVID_BECKHAM, karena keterbatasan pengetahuan orang yang diperintah dan tidak jelasnya perintah dari atasan apalagi kalau Perintah lisannya berantai seperti kisah diatas, dari Boss ke Camat,, terus ke Lurah,, terakhir ke Ustadz,, maka timbullah miskomunikasi yang akibatnya fatal sekali.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *